rss
twitter
    Find out what I'm doing,...

ANESTESI INHALASI

ANESTESI INHALASI Berdasar cara pemberiannya obat anestesi dibagi 2: intravena dan inhalasi. Inhalasi sendiri dibagi 2 : gas dan cair/volatile Anestesi gas umumnya memiliki potensi yang rendah. Tidak larut darah, so memiliki tekanan partial dalam darah cepat tinggi. Memiliki batas keamanan tinggi. Anestesi gas misalnya N2O (gas gelak) dan siklopropan Anestesi volatile dibagi 2: 1. Golongan Eter 2. Golongan hydrogen halogen ( halotan, metoksifluran, trikloretil, fluroksen) Anestesi bentuk volatile memiliki 3 sifat dasar: 1. Berbentuk gas pada suhu kamar 2. Sifat anestesi yang kuat 3. mudah larut dalam darah, lemak, dan jaringan ………………………………………………… Perbedaan konsentrasi inspirasi dan alveolar yang besar akan memperlambat induksi Induksi adalah pembentukan anestesi dengan menggunakan agen yang tepat Induksi ada 2: 1. Slow: missal dengan eter….karena sifatnya yang merangsang dan iritatif, makanya mesti slow 2. Fast: missal sefofluran…ni dikenal sebagai one breath induction Uptake = masuknya agen anestesi ke dalam darah---ke otak ---bertemu reseptornya---menimbulkan efek yang diinginkan (trias anestesi) Uptake dipengaruhi: 1. Kelarutan dalam darah dan lemak:…..ini berbanding terbalik 2. Aliran darah alveolar:…….ini berbanding lurus 3. Perbedaan tekanan partial gas alveolar dengan darah vena: ini berbanding lurus, artinya semakin besar perbedaan ya semakin cepat uptake-nya Proses uptake ada 2 fase: fase paru dan fase vaskuler/sirkulasi Fase paru dipengaruhi: 1. Konsentrasi gas anestesi 2. Ventilasi alveolar 3. Koefisien partisi gas 4. Aliran darah paru 5. Membrane alveolar 6. Penyakit paru Fase vaskuler dipengaruhi besarnya aliran darah ke organ vital…jadi kalo terjadi vasokonstriksi perifer…maka uptake akan semakin cepat. Normalnya sih 70% COP ditujukan untuk organ vital. Pasien dengan low out put (eliminasi) mudah overdose obat2 yang larut lemah…..udah jelas ya ex: pada gagal ginjal dan hepar Factor yang mempercepat induksi akan mempercepat eliminasi juga. Contonya: 1. Pengeluaran/eliminasi……..ex pasien banyak lemak…lemak sebagai reservoir,,,,jadi banyak lemak induksi lama, so induksinya 2. Rebreating ; ada 2 : system rebreating……..induksi cepat, MAC juga lebih cepat tercapai…system non rebreating…ini kebalikannya 3. FGF yang tinggi………udah jelas kan 4. Volume circuit yang rendah 5. Absorbs circuit anestesi yang rendah 6. Kelarutan yang rendah…….jelas kan 7. Peningkatan ventilasi 8. Aliran darah otak yang meningkat Tujuan anestesi yaitu trias anestesi…..hilangnya kesadaran/sedasi, analgesi, relaksasi otot Yang mempercepat induksi: 1. Konsentrasi gas anestesi 2. HIPERVENTILASI 3. VASOKONSTRIKSI PERIFER Yang memperlambat induksi: 1. Konsentrasi gas anestesi ↓ 2. Hipoventilasi 3. Sumbatan jalan nafas 4. Vasodilatasi perifer/aliran darah organ nonvital ↑ Fraction inspiration/konsentrasi gas inspirasi; depengaruhi 1. Jumlah FGF 2. Volume circuit 3. Absorbsi circuit.

Related Post



0 comments:

Poskan Komentar