rss
twitter
    Find out what I'm doing,...

MANAGEMEN NYERI PART 1

Nyeri melibatkan multidisiplin antara lain internis, neurologis,anestesiologis, psikolog, hipnotis, dan akupunktur.


 

Definisi dan Klasifikasi nyeri 

Nyeri didefinisikan sebagai sensasi yang bersifat epikritik ( non noxious) maupun protopatik ( noxious)

  • sensasi  epikritik ( non noxious), misalnya sentuhan,tekanan,propioseptor dan temperatur. Memiliki nilaiambang rendah /low threshold = rangsang dikit aja respon udah jalan. Dihantarkan oleh serabut saraf besar bermielin
  •   sensasi protopatik ( noxious), bersifat merusak.memiliki ambang rendah /low threshold. Dihantarkan serabut saraf kecil bermielin (A Delta) dan dan serabut saraf tidak bermielin (C). 

klasifikasi nyeri

berdasarkan patofisiologi

  1. nyeri nosisepsi=nyeri pada umumnya. Ditimbulkan oleh rangsangan pada nosiseptor   kerusakan jaringan dan reaksi inflamasi.
  2.  Nyeri neuripatik/ non nyeri nosisepsi,  terjadi akibat injuri atau abnormalitas struktur saraf perifer atau sentral.  

berdasaran etiology

  1. nyeri post operatif,bersifat akut
  2. nyeri kanker, bersifat kronis

berdasarkan klinis

  • nyeri akut....akibat stimulasi noxiuns karena injuri, proses penyakit, atau fungsiotot san visera yang abnormal. Sifatnya selalu nosisepsi. tahapnya ada 4:
  1. tranduksi, perubahan potensial nosiseptor menjadi arus elektrobiokimiawi/implus sepanjang akson. Kerana pelepasan mediator kimia seperti bradikinin,prostaglansin, plasma, histamin, sel mast supstansi P dari ujung saraf.
  2. transmisi,..penjalaran impuls dari nosiseptor saraf perifer ke kornu dorsalir korda spinalis menuju korteks serebri
  3. modulasi...
  4. persepsi.........lanjut nanti ke nyeri kronis...klik di sini. 


 

.


.

Related Post



0 comments:

Poskan Komentar